Sajak nestapa apu



Apu kini sendiri, terjebak dalam istana alang alang
Hanya berteman dengan rindu renta pada umbu tua  di negeri sabang

Kala fajar terpancar melewati alang alang jarang
 Apu merangkai jejak menuju kubur batu purba di dekat menara
Lengan berayun menyapu lumut zaman
Terkuak ukiran umbu dan apu di bawah arca ratu dan raja

Saat mentari di tengah hari
Telapak telapak keriput menyusuri lembah ilalang
Sekilas mengingat jejak lalu kala umbu dan rambu muda
Menulis cinta lugu di antara karang dan ilalang

Ah… umbu tua
Apu semakin nestapa bila langit memerah
Mata  hanya menyapa cakrawala perbukitan jauh
Tanpa menyeka tetesan pilu menatap ilusi
Berharap ada siluet umbu tua tiba walau hanya sekejap

Malam akhirnya runtuh kelu
Menyelimuti kulit tua yang menanti semenjak muda
Penuh harap pada umbu, kembali membawa janji tentang  cinta sempurna tanpa ratap…


Depan kampus warmadewa, 18,mei,2011

* apu ; nenek / panggilan khas untuk wanita sumba yang sudah tua 

Komentar